MPV Brio, Senjata Baru Honda di Segmen Low MPV
BANDUNG – Ceruk pasar yang besar masih dimiliki segmen Low Multi Purpose Vehicle (MPV). Honda Prospect Motor (HPM) pun ternyata sudah memiliki rencana untuk ikut bermain di kelas menengah ke bawah ini. Honda menyatakan akan menyiapkan MPV Brio, dan akan siap meramaikan pasar automotif nasional dua tahun lagi, atau pada 2014 mendatang. MPV Brio akan diproduksi setelah HPM selesai membangun pabrik baru di Karawang. Buat membangun pabrik perakitan baru tersebut, agen tunggal pemegang merek Honda di Indonesia tersebut harus menggelontorkan dana investasi sebesar Rp3,1 triliun. ”Kami akan ikut bermain di segmen middle-low dengan meluncurkan MPV Brio. Varian ini akan hadir di 2014, setelah pabrik kedua kami di Karawang selesai dibangun, yang direncanakan rampung dua tahun lagi,” kata Direktur Pemasaran dan Layanan After Sales PT Honda Prospect Motor (HPM) Jonfis Fandy di sela test drive New Honda Freed di Bandung, Senin 14 Mei 2012. Jonfis menjelaskan, MPV Brio ini akan langsung head to head dengan si kembar sejuta umat, Toyota Avanza dan Daihatsu Xenia. Selain itu MPV Brio juga akan bersaing dengan pendatang baru, Suzuki Ertiga. ”History MPV di indonesia adalah tujuh penumpang dan konsumen di indonesia masih banyak yang butuh mobil tujuh seater. Penjualan MPV masih dominan baik di segmen medium maupun low. HPM memang telat bermain di kelas MPV. Automotif adalah bisnis yang seperti balapan, kadang HPM menang kadang kalah,” lanjut Jonfis. Jonfis tidak menjelaskan detail mesin yang akan digunakan pada MPV Brio. Kemungkinan akan menggunakan mesin di bawah 1.500cc. Namun Jonfis menjelaskan mesin yang digunakan bukan dari mesin V-TEC 1.500cc.(ian)
Evan, Keluarga Baru Samsung Duos
REPUBLIKA.CO.ID, jAKARTA–Ditengah gencarnya Samsung merilis smartphone premium, ponsel kategori entry level atau fitur phone, rupanya tak dilupakan vendor asal Korea Selatan ini.
Samsung merilis Evan (GT-C3782). Ia merupakan keluarga baru Samsung Duos, ponsel dual simcard. Ponsel ini memiliki display LCD 2.4 inci. Ia juga dibekali dengan kamera 3.0 mega piksel. Untuk konektivitas antara lain tersedia bluetooth versi 2.1.
Sekalipun masuk kategori entry level, Samsung membenamkan berbagai aplikasi populer seperti sosial media.
Spesifikasi
• 117.7×49.0×12.3
• weight 82 gram.
• GSM(2G EDGE) 850/900/1800/1900MHz
• 2.4? QVGA LCD
• Music player, Voice Recorder
• 3M Camera
• FM Radio Receiver
• Bluetooth v2.1
• USB 2.0 ,3.5pi earjack
• SMS / Email
Bos Baru Telkom Siap Pertajam Strategi Bisnis
Jakarta – Arief Yahya jadi nakhoda baru PT Telkom Indonesia Tbk menggantikan Rinaldi Firmansyah. Arief berjanji akan menumbuhkan bisnis utama perseroan, baik dengan cara organik maupun anorganik.
“Portofolio selain produk TIME (Telecommunication, information, media and edutainment) itu ada produk bisnis sama consumer portofolio. Untuk yang TIME kita akan akselerasi secepatnya. Kalau IME nanti akan lebih banyak aliansi dan akuisisi,” kata Arief usai RUPS Telkom di Jakarta, Jumat (11/5/2012).
Ia menambahkan, melalui anak usaha Telkom akan lebih mempertajam bisnis consumer. “Nanti ada divisi wholesales dan international juga. Akan kita pertajam,” katanya.
Pertumbuhan bisnis perseroan, diakui lulusan ITB ini jauh melebihi industri. Ini setara dengan 6,8%. “Kini harus di atas rata2 industri. Industri 6,1%, kita 6,8%. Tapi susah menghafalkannya tapi rata-rata 8% lah,” paparnya.
Arief Yahya sebelumnya menjabat sebagai Direktur Enterprises and Wholesale Telkom. Pria berumur 49 tahun itu memangku jabatan tersebut sejak 2005 lalu.
Ia bergabung dengan perusahaan telekomunikasi plat merah itu pada 1986. Beberapa jabatan yang pernah diduduki di Telkom diantaranya, Head of Regional V Division (Jawa Timur) and Regional Division VI (Kalimantan).
Arief punya punya gelar insinyur teknik listrik Institut Teknologi Bandung (ITB) dan master teknik komunikasi dari Universitas Surrey.
( wep / rou )
Tetap update informasi di manapun dengan http://m.detik.com dari browser ponsel anda!
Telkom Punya Dirut Baru
REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA – Pemegang saham PT Telekomunikasi Indonesia Tbk menetapkan Arief Yahya sebagai direktur utama perusahaan tersebut menggantikan Rinaldi Firmansyah.
Penunjukan Arief Yahya diputuskan dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) yang diselenggarakan di Jakarta, Jumat (11/5). Arief Yahya akan menjabat Dirut Telkom pada periode 2012-2017.
Komisaris Utama Telkom Jusman Syafii Djamal mengatakan, perombakan susunan direksi merupakan bagian dari upaya penyegaran manajemen.
“Ini mengombinasikan kemampuan direksi yang mumpuni di bidang teknologi dan keuangan,” ujar Jusman.
Dengan itu diharapkan kinerja Telkom sebagai industri strategis dapat semakin meningkat dan mampu berkembang dalam persaingan yang kian ketat.
Berikut susunan direksi Telkom, Honesti Basyir (Direktur Keuangan) menggantikan Sudiro Asno, M Awaludin (Direktur Enterprises and Whole Sales) menggantikan Arief Yahya, Priyantono Rudito (Direktur Human Capital General Affair) menggantikan Faisal Syam.
Selanjutnya Indra Utoyo tetap menjabat Direktur IT and Solution Strategic, Ririek Adriansyah (Direktur Compliance and Risk Management) menggantikan Prasetio.
Sedangkan Rizkan Chandra (Direktur Network Services) menggantikan Ermady Dahlan, Sukardi Silalahi (Direktur Konsumer) menggantikan I Nyoman G Wiryanata.
RUPS tersebut juga menetapkan susunan komisaris yaitu Komisaris Utama tetap dijabat Jusman Syafii Djamal, dengan anggota komisaris Parikesit Suprapto menggantikan Mahmudin Yasin.
Hadiyanto menggantikan Bobby Nazif, Virano Nasution menggantikan Rudiantara, dan Jhonny Swandi Sjam.
Categories: Berita Teknologi Tags: Baru, Dirut, Punya, Telkom
Arief Yahya Jadi Bos Baru Telkom
Jakarta – PT Telkom Indonesia Tbk (TLKM) punya Direktur Utama baru. Arief Yahya diangkat menggantikan Rinaldi Firmansyah yang sudah menjabat Dirut Telkom selama dua periode.
Demikian keputusan rapat umum pemegang saham tahunan (RUPST) yang digelar hari ini di Pacific Place, Sudirman Central Business District (SCBD), Jakarta, Jumat (11/5/2012).
Arief Yahya sebelumnya menjabat sebagai Direktur Enterprises and Wholesale Telkom. Pria berumur 49 tahun itu memangku jabatan tersebut sejak 2005 lalu.
Ia bergabung dengan perusahaan telekomunikasi plat merah itu pada 1986. Beberapa jabatan yang pernah diduduki di Telkom diantaranya, Head of Regional V Division (Jawa Timur) and Regional Division VI (Kalimantan).
Arief punya punya gelar insinyur teknik listrik Institut Teknologi Bandung (ITB) dan master teknik komunikasi dari Universitas Surrey.
( dnl / rou )
Tetap update informasi di manapun dengan http://m.detik.com dari browser ponsel anda!







