Smartfren Targetkan 3,5 Juta Pengguna di 2012

TEMPO Interaktif, Jakarta – Perusahaan telekomunikasi berbasis CDMA, Smartfren menyatakan akan tetap konsisten dan terus mengembangkan layanan berbasis Code division multiple access CDMA. »Saat ini ada setengah miliar pengguna CDMA di dunia,” kata Chief Technology Officer Smartfren, Merza Fachys saat peluncuran teknologi EVDO Rev.B fase 2 di Jakarta, Kamis 20 Oktober 2011.

Merza mengatakan saat ini ada 325 operator di dunia yang menggunakan teknologi CDMA. Adapun Smartfren adalah operator ketujuh yang sudah mengadopsi teknologi EVDO Rev.B fase 2. Setidaknya terdapat 612 perangkat di seluruh dunia yang bisa memanfaatkan teknologi EVDO, 423 diantaranya adalah EVDO Rev.A

Untuk memperkuat layanannya, Smartfren akan memperluas cakupan terutama di Sumatera dan Kalimantan, dan beberapa kota lain di Jawa, di luar kota-kota besar yang selama ini sudah dilayani oleh Smartfren. »Kami menargetkan penambahan pengguna data mobile broadband hingga 3,5 juta pada akhir 2012,” kata Division Head Mobile Broadband Service Management, Hermansyah.

Tentu saja target tersebut bisa terbilang cukup ambisius mengingat saat ini pengguna layanan data mobile broadband Smartfren baru sebesar 850 ribu pengguna. Hingga akhir tahun ini, Smartfren menargetkan ada 1,4 juta pengguna. »Pelanggan data akan tumbuh signifikan,” kata Hermansyah,

Sementara penetrasi internet masih terbilang kecil bila dibandingkan dengan jumlah penduduk Indonesia yang besar. “Pengguna USB untuk data mobile broadband juga terus meningkat,” katanya.

Smartfren menawarkan dua modem AC 2791 dan EC 306-2 untuk menikmati layanan akses internet dengan teknologi EVDO Rev.B fase kedua ini. Modem USB seharga Rp 699 ribu dari Huawei dan ZTE tersebut punya kemampuan mengunduh hingga 14,7/5,4Mbps dan mengunggah 5,4 Mbps.

Pengguna pascabayar akan dikenakan biaya Rp275 ribu per bulan. Adapun bagi pelanggan pra bayar dapat memilih paket volume base Rp 150 ribu dengan masa berlaku 30 hari dengan volume kuota 12 gigabita. Bagi pelanggan yang ingin menggunakan layanan secara harian disediakan upgrade speed Rp 12 ribu per hari. Layanan harian ini berlaku bagi pengguna Smartfren Connex premium bulanan.

Merza mengatakan Smartfren tidak perlu mengubah persepsi bahwa layanan CDMA adalah layanan akses internet berbiaya murah. »Kami tetap akan memberikan layanan akses internet yang terjangkau, reasonable dan berkualitas,” katanya.

EVDO Rev.B fase 2 adalah layanan internet broadband berkecepatan tinggi yang setara dengan teknologi GSM 3,5G. Sebelumnya pada Januari 2010, Smartfren sudah menggunakan EVDO fase pertama yang mempunyai kecepatan hingga 9,3 megabita per detik

IQBAL MUHTAROM